You are currently browsing the tag archive for the ‘obituari’ tag.

Mula Harahap beserta cucu-cucunya

“Sudah tahu belum, Pak Mula meninggal?” begitu rekan di balik telepon memberi tahu. Tak kutanggapi informasinya secara serius. Tapi pelan-pelan, kutanya juga pada rekanku yang senior, “Pak Mula meninggal, apa betul?” Kontan sikapnya berubah. Ia segera memberi tahu, betapa ia merasa agak heran mengetahui ada beberapa temannya di Buku Wajah yang mengucapkan “selamat jalan” kepada Mula Harahap. Aku yang biasanya tak suka membuka Buku Wajah, terutama pada jam-jam kantor, segera saja membukanya. Penasaran dengan berita itu. Ketepatan pula aku baru “berteman” dengannya.

Dasar bandit! Begitu dibutuhkan, lama sekali halaman Buku Wajah itu terbuka. Dalam hati, Bandit satu ini mungkin balas dendam karena tak kuperhatikan selama di kantor. Tak mau menanti sampai seluruh halaman tampil sempurna, kuketik nama Mula Harahap di bagian “pencarian” itu, dan begitu tampil hasilnya, langsung kuklik. Sekali lagi butuh waktu lama. Dan begitu tampil sempurna, sudah tampak begitu banyak orang mengucapkan salam perpisahan maupun apresiasi kepada beliau. Aku masih tidak begitu yakin. Barulah belakangan kudengar, beliau kena serangan jantung.
Read the rest of this entry »

Goodreads

Blog Stats

  • 4,218 hits
August 2017
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Flickr Photos

Faith Writers

Visit us!

The%20NumbersQuantcast