You are currently browsing the monthly archive for November 2007.

Hari ini bukan hari terbaik buatku. Tidak ada yang benar-benar menyukakan hati di sepanjang hari kerjaku hari ini. Mamaku baru saja kembali dari Jakarta setelah penerbangan selama dua jam. Ini sajalah yang paling kusyukuri.

Keluar kantor, aku menyadari ada warna yang unik yang menghiasi langit. Sangat terang untuk ukuran sore ini, terang yang sangat berbeda dari terang yang biasanya kunikmati.

Kulangkahkan kaki keluar, melangkah menuju gerbang, lalu membukanya. Kutatap lekat-lekat langit atasku. Dan kukira, aku akan mengambil gambar langit yang unik ini.

Read the rest of this entry »

Bulan Oktober yang lalu, ada pesta buku alias book fair di Solo. Ini momen yang tidak mungkin kulewatkan. Meski harus menghabiskan dana buat ransum bulanan, yang penting buku.

Seperti biasa kegiatan ini diadakan di Diamond Convention Center, Jalan Slamet Riyadi. Tempat ini juga digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan ini tahun lalu. Yah, memang tempatnya cocok, sih. Hanya lima hari mulai 1–5 Oktober. Jadi, kudu buruan kalau tidak mau kehabisan. Read the rest of this entry »

IX

Aku sangat suka musim hujan. Meski halaman belakang rumah, mmm mungkin lebih cocok kalau kubilang halaman samping rumah,  akan tergenang air, namun aku sangat suka. Biasanya mama atau papa menggoreng singkong. Kukira saat itulah aku mulai menggemari singkong goreng. Kadang-kadang juga ubi rambat. Tapi tak ada yang lebih asyik daripada singkong goreng. Saat itu aku juga tidak terbiasa menikmatinya dengan lombok atau sambal colek, tidak seperti sekarang.

Halaman sebelah itu ditanami berbagai jenis pepohonan. Selain pohon bambu yang kuceritakan sempat terbakar itu, agak ke dalam lagi ada pohon belimbing. Pohon ini sebenarnya tidak terlalu rutin berbuah. Kalaupun berbuah, buahnya tidak begitu menarik bagiku. Ada juga pohon rambutan. Ini juga tidak terlalu rutin berbuah, meski tergolong favoritku.

Read the rest of this entry »

VIII

Aku sangat suka lingkungan rumah kami ini. Cuma tiga keluarga yang tinggal di sini. Kami rumah nomor satu di lingkungan kecil ini. Tidak hanya memberikan ketenangan yang kini masih kudambakan, tapi untuk keluarga yang hanya berjumlah empat orang pun, kami punya kamar yang sangat lebih daripada cukup.

Aku ingat, di depan, ada sekamar yang besar. Dulu kami sempat ramai-ramai tidur di sana, satu keluarga. Kamar depan ini — aku tidak ingat berapa lama kami ramai-ramai menempatinya — meninggalkan banyak kenangan buatku.

Read the rest of this entry »

Goodreads

Blog Stats

  • 4,217 hits
November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Flickr Photos

Chrysis duo

Smoky Mountain Blaze

Roach with Common Tern

More Photos

Faith Writers

Visit us!

The%20NumbersQuantcast